IAD-3 Part1


"Tak kenal tapi akrab, aneh mungkin tapi begitulah adanya" - Odhy


Pagiku Penuh Harapan,
Siangku Penuh Senyuman,
Malamku Penuh Kenagan,
-Odhy




IAD- Inspire Action Day adalah salah satu kegiatan kerelawanan dai Yayasan Filantropi Indonesia melakukan rangkain acara ke sekolah dan lingkungan sekitarnya.

18 November 2016
Hari itu hari pemberangkatan, ada sekitar 25 relawan bergabung dalam kegiatan itu, seperti tertulis di awal kita tak ada satupun yang kenal sebelumnya. Tapi kayaknya bukan semua, aku pernah bertemu dengan Om Hade (Bang Hade - Clean Up Jakarta Day 2016) dan Antoni ( Clean Up Jakarta Day 2016). Meskipun begitu, itu adalah salah satu kegiatan paling menyenangkan yang pernah saya alami.
Kita berangkat dari stasiun kereta Pondok Ranji pukul lima sore menuju stasiun Rangkasbitung dilanjutkan naik mobil elff menuju lokasi sekitar 2 jam. Diperjalanan, lebih sering diam kecuali mobil satu yang bisa di bilang supirnya agak ekstreme bawanya. Namun diam bukan berarti tidak akrab, bahkan bisa dibilang diperjalanan inilah awal kita menjadi lebih seperti saudara.
Kita sempat berhenti di alun-alun rangkasbitung untuk menunaikan sholat di masjid dan makan malam. Bukan hanya makan malam, di sini banyak sharing tentang kegiatan yang pernah mereka ikuti, Sedikit berbincang tentang sejarah yang penuh pertanyaan "mengapa?" dan rasa ingin tahu "beneran?". Malam itu semua menjadi lebih indah karena yang lain pada tidur dan aku menemani pak supir yang sedang memilah jalan. Pukul 10.30an malam kita sampai di lokasi, sangat jauh dari perkotaan.
Menyantap air putih hangat, sholat, kemudian bergerilya tentang sejarah kopi. Malam itu kita berbincang, dan sebuah hal yang jarang terjadi tak ada satupun peserta yang merokok "jarang sekali". Malam itu masih belum terpikirkan pasti besok mau ngapain, kelas inspirasi kita harus menjadi sosok yang membagun kembali cita-cita anak di sekolah ini.
Waktu semakin berlalu, desir angin menciptakan sayu menjadikan rasa kantuk muncul malam itu dan dunia mimpi telah melambai untuk disinggahi.

19 November 2016
Pagi itu semua diawali dengan doa, dan kita mulai berkemas untuk menjadi manusia yang menginspirasi pagi ini. Breafing, sarapan kemudian melangkah menuju sekolah. Hari tu sekolah yang kita tuju SDN Muncang 2, sekolah yang berada di Kampung Bantarwaru, Desa Muncang, kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak. Dalam perjalanan kami, senyum masyarakat menyapa kami menjadikan kami lebih bersemangat.
Hari itu hari sabtu, sebagian siswa mengenakan pakaian olahraga, dan tampak sedang bermain voli. Kita tidak punya banyak waktu untuk bercengkerama di sini, kita harus menyiapkan semuanya sesegera mungkin. Siswa berbaris di halaman dan sebagian dari kami masuk ke kelas untuk menyiapkan kejutan untuk mereka. Hari itu aku dan empat temanku mendapat mandat menjadi guru inspirasi di kelas lima.
9.15 pagi itu berlalu, siswa mulai masuk ke kelas kami mengenalkan diri kami. Muhaimin sebagai presiden,Thita sebagai Sekretaris, Amalia sebagai Psikolog, dan Yulia sebagai Ahli Kimia
aku? aku menjadi desainer, tapi sayangnya nggak jadi tampil karena keterbatasan waktu.
Berbagai pertanyaan unik muncul, "Kak jadi sekretaris sering jalan-jalan nggak?", "Jadi Psikolog itu gajinya berapa?" dan untungnya aku memiliki tim yang luar biasa hari itu.
Tak terasa 2,5 jam bersama mereka berlalu dengan sendirinya. Terasa singkat, bahkan bisa dibilang sangat singkat. Mungkin nanti ada waktu yang lebih lama untuk bersama mereka lagi.
Ada hal berbeda di kelas kami, kita membuat Pohon Cita-Cita, semua siswa dan kami juga turut menempelkan angan kami. Tidak berhenti sampai di situ, kita berfoto bersama dan tampak senyum bahagia mereka.
Siang itu kita kembali ke tempat kita menginap semalam, lebih dekat dengan masyarakat sekitar. Om Hade membeli es mambo how much? Rp 500,- memborong 20 potong es. Yang jualan masih anak-anak, dan tampaknya anak SD juga. Hari semakin sore dan tiba-tiba hujan mengguyur, cukup lama namun tidak terlalu deras. Oh iya, kita sore itu ada janji dengan anak-anak SD untuk keliling kampung, awalnya kita cuma mngundang hanya 5 anak per kelas tapi apa daya banyak banget yang dateng. Agenda berubah total, kita mengubah rencana yang awalnya mau berkunjung ke rumah-rumah mereka kini berganti keliling kampung diantar oleh mereka. hahaha..
Diperjalanan kita bertemu beberapa orang tua murid, bertegur sapa dan berbagi senyum. memutar cukup lama, sekitar 45 menit yah itulah adanya kita hanya bisa berkeliling.






=================================================================================================================================>IAD-3 Part 2

Comments